Selasa, 19 Maret 2019

Mengapa Baju Pemadam Kebakaran Bisa Tahan Api?

Saat menjalankan pekerjaannya, para pemadam kebakaran sudah dilengkapi dengan alat keselamatan serta baju khusus yang tahan api. Namun dalam kebutuhannya, baju pemadam memiliki 2 jenis, yaitu baju tahan panas dan tahan api.

Baju Pemadam Kebakaran Tahan Api adalah jenis baju tahan api yang berguna sebagai alat keselamatan pemadam kebakaran saat menjalankan tugas pekerjaan yang merupakan aspek utama kesejahteraan yang harus diperhatikan.

Baju tahan api biasanya dilengkapi dengan celana yang terbuat dari Aluminium Foil tebal yang digunakan dalam pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan penutup kepala berlapis kaca bening, sepatu pemadam, senter, tabung oksigen dan sarung tangan.

Baju pemadam kebakaran bisa tahan api karena terbuat dari bahan-bahan khusus. Bahan apa sajakah itu? akan kami bahas disini.

Perbedaan Baju Tahan Panas dan Tahan Api


  1. Baju tahan panas bersifat lentur dan terbuat dari bahan kain (Cotton) sedankan baju tahan api terbuat dari Aluminium Foil.
  2. Baju tahan panas berfungsi untuk melindungi pengguna dari panasnya suhu api atau kebakaran sedangkan baju tahan api berfungsi untuk melindungi pengguna dari kobaran api yang menyala.
  3. Pemakaian baju tahan panas tidak harus dilengkapi dengan helm pemadam, sepatu pemadam dan kaos tangan karena hanya dipakai pada kebakaran kecil diluar ruangan, sedangkan baju tahan api harus dipakai dengan perlengkapan utuh standar pemadam kebakaran karena berfungi untuk memadamkan api besar di ruangan tertutup.

Terbuat dari apakah baju pemadam kebaran? Kenapa bisa tahan api? Simak informasi berikut:

  • Nomex merupakan bahan fiber yang tahan api dan dalam bahan nomex jika dalam temperatur tinggi tidak dapat meleleh, menetes atau menyebabkan pembakaran di udara. Nomex sendiri adalah serat yang terdiri dari beberapa kombinasi serat lainnya untuk menyempurnakan bahan-bahan baju perlindungan sebelumnya. Serat berbahan Nomex umumnya digunakan sebagai pakaian pelindung.
  • Bahan Aramid banyak digunakan sebagai bahan baju pembalap mobil dan motor. Aramid termasuk jenis nylon seperti Nomex, Kevlar dan Tawron adalah bahan yang sangat tahan api, suhu tinggi, terbakar pada suhu 53 derajat celcius. 
  • Serat Asbes memiliki sifat yang tahan api, maka serat asbes dapat menjadi bahan baju pemadam kebakaran. Selain menjadi bahan baju pemadam, serat asbes yang dipintal dapat juga digunakan untuk sarung tangan, pelapis dinding, pelapis rem, bahan tekstil asbes dan alat pemadam api.



Senin, 18 Maret 2019

Refill APAR

Refill isi ulang tabung pemadam kebakaran adalah solusi bagi anda yang memiliki tabung pemadam api yang telah kadaluarsa atau telah habis terpakai. Umumnya Alat Pemadam Api Ringan dan Alat Pemadam Api Berat memiliki jangka waktu kadaluarsa adalah 1 tahun. Isi ulang tabung pemadam api dalam situasi sekarang dengan kondisi panas / perubahan cuaca yang sangat tidak menentu dapat merubah kondisi apapun dan rentan kepada terjadinya kebakaran.

Oleh karena itu kami memberikan solusi bagi anda pemilik APAR atau APAB yang telah kadaluarsa dan habis terpakai untuk dapat melakukan isi ulang secara mudah dan cepat di tempat kami dengan kualitas terbaik. Berikut ini media atau isi ulang yang kami sediakan:


  • Refill Isi ulang alat pemadam api Dry Chemical Powder
  • Refill Isi ulang alat pemadam api Foam AFFF
  • Refill Isi ulang alat pemadam api Carbon Dioxide CO2
Kami juga menerima isi ulang berbagai merk tabung pemadam api. Upayakan untuk selalu melakukan perawatan dan pengecekan rutin terhadap APAR dan APAB yang anda miliki setiap bulannya. Waktu minimum kadaluarsa atau isi ulang adalah 1 tahun dan maksimal adalah 2 tahun. Namun untuk mencegah segala kemungkinan yang terjadi terhadap berbagai alat pemadam api, maka selalu cek kembali tekanan dan isi tabung apakah telah berkurang atau mengalami pembekuan media. 

Harga isi ulang tabung pemadam kebakaran / Refill APAR ditempat kami bisa dibandingkan dengan di tempat lain. Kami memberikan harga terjangkau tetapi dengan kualitas media isi tabung pemadam yang terbaik di kelasnya.


Minggu, 17 Maret 2019

Apakah APAR Bisa Meledak?

Tabung APAR bisa meledak karena tekanan yang berlebihan, biasanya terkena panas karena sifat gas yang memuai pada saat suhu panas akan ada peningkatan tekanan sehingga tabung tidak sanggup menahan tekanan.

Tabung APAR biasanya zat pendorongnya adalah Gas Nitrogen, APAR bisa bekerja normalnya harus diisi Nitrogen dengan tekanan 15 Bar. Untuk tabung APAR tipe Cartride Zat pendorongnya adalah CO2 tekanan bisa sampai dengan 300 Bar.

Tips Agar Tabung APAR Tidak Meledak

1. Gunakan tabung yang ber SNI
2. Cari APAR yang bisa di tempatkan pada suhu minus 30-60 derajat
3. Plat tabung harus tebal antara 1-1.3mm
4. Head Valve yang kokoh
5. Tabung APAR harus baru jangan beli rekondisi
6. Tabung APAR Tidak Boleh di Repaint atau di cat ulang supaya kita tahu sejarah tabung tersebut
7. Jika tabung keropos lebih baik jangan dipakai atau dibuang saja
8. Gunakan selalu Spartpart sesuai APAR tersebut
9. Cek tabung fisik APAR setiap 6 bulan sekali

Jangan takut keluar uang untuk keamanan dan keselamatan diri kita yah ^_^



APAR yang Sesuai Untuk Mobil

APAR untuk mobil sangat banyak pilihannya. Lalu bagaimana memilih APAR yang tepat untuk mobil? Mengingat kebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, maka ketersediaan APAR di sekitar terutama di dalam mobil sangat diperlukan.

Sebelum memilih APAR, perlu dipertimbangkan kira-kira seperti apa potensi kebakaran yang mungkin terjadi. Setelah itu baru bisa diputuskan untuk menyediakan APAR jenis apa dan ukuran berapa.

Mobil memiliki potensi kebakaran yang cukup besar. Salah satu kebakaran yang mungkin terjadi adalah kelas kebakaran B yang disebabkan oleh benda cair mudah terbakar. Seperti diketahui mobil harus diisi bahan bakar agar bisa beroperasi.

Maka dari itu, sangat besar kemungkinan kelas kebakaran  B terjadi pada mobil. Mengingat di dalamnya tersimpan benda cair mudah terbakar seperti bensin, oli, solar, dsb.

Bagi para penyuka modif mobil, dikhawatirkan juga akan menyebabkan malfungsi elektrikal pada mobil. Oleh sebab itu, kelas kebakaran C yang disebabkan malfungsi elektrikal bisa juga terjadi di mobil. Karena itu, harus disiapkan alat pemadam api yang bisa digunakan untuk kelas kebakaran B dan C di dalam mobil.

Jenis APAR untuk Mobil

Dengan melihat potensi kebakran yang mungkin terjadi di dalam mobil, maka ada dua media APAR yang bisa digunakan. Media tersebut adalah APAR CO2 dan Powder. Kedua APAR tersebut sama-sama bisa memadamkan api dari kelas kebakaran B dan C yang berpotensi terjadi pada mobil.

Disarankan juga untuk membeli APAR CO2 dan Powder dengan ukuran mulai 1kg sampai 3kg. Ukuran APAR disesuaikan karena luas area mobil tidak begitu luas dan juga untuk memudahkan penyimpanan APAR di dalam mobil.

Jadi tunggu apa lagi? Segera lengkapi mobil kamu dengan APAR dari Tigris Fire. Jangan korbankan aset para pembaca hanya karena tidak mempersiapkan alat pemadam api di dalam mobil.



Jumat, 15 Maret 2019

Contact Us


Grand Galaxy City
Ruko RRG 5 No 61
Jl Rose Garden 5, Jaka Setia, Bekasi Selatan
Hunting (021) 88 35 3000 / (+62) 877-8180-3118
www.rumahapi.com

Pompa Apung

Pompa Apung

Terkadang para petugas pemadam kebaran mengalami kesulitan untuk memadamkan api pada lorong-lorong yang sempit, sehingga akses untuk mengangkut air jadi tidak terjangkau. Oleh sebab itu perlu adanya persiapan lain untuk menanggulangi kebakaran ini, misalnya dengan menyiapkan beberapa pompa apung di beberapa titik kawasan lorong sempit yang berpotensi besar mengalami kebakaran.

Pompa apung merupakan sebuah pompa yang memiliki dungsi yang sama dengan pompa lain yaitu untuk meningkatkan daya tekan pada air sehingga dapat mengalirkan ke tujuan. Namun hal yang membedakan dengan pompa biasa adalah pompa apung diletakkan diatas air, itulah sebabnya pompa ini disebut dengan pompa apung dan juga tidak menggunakan listrik sebagai energi penggerak.